Tampilkan postingan dengan label Sumenep. Tampilkan semua postingan

Gili Genting dengan Pesona Pantai Sembilan dan Pasir Putihnya


Pantai Sembilan Gili Genting
Pantai Sembilan Gili Genting
Kabupaten Sumenep kembali membuat para wisatawan terkagum-kagum dengan destinasi wisatanya, setelah beberapa tahun lalu Gili Labak memancing jutaan wisatawan mancanegara kini Sumenep mengenalkan destinasi wisata barunya. 

Pantai Sembilan adalah pantai dengan keindahan yang tidak kalah indahnya dengan pantai-pantai yang terkenal diluar sana, dengan pasirnya yang putih  cukup menyihir lensa kamera para wisatawan untuk mengabadikannya. alasan ini didasarkan pada selain Pantai Sembilan yang berbentuk angka sembilan, pantai ini juga memiliki hamparam pasir putih yang bersih tanpa sampah, air laut yang masih jernih tanpa dengan dihiasi terumbu karang, sehingga sangat cocok bagi kamu yang hobi snorkling.

Sejarah dan Asal-Usul Nama Pantai Sembilan Sumenep 

Pantai Sembilan Gili Genting
Pantai Sembilan Gili Genting
 Asal-usul pemberian nama Pantai Sembilan ini dilatarbelakangi oleh karena bentuk "Pantai Bringsang" ini  menyerupai angka sembilan apabila dilakukan foto udara. Sedangkan warga sekitar sendiri lebih memilih untuk menyebutnya dengan nama "pantai putih".

Dulunya Pantai Sembilan ini merupakan sebuah pelabuhan kecil tempat dimana perahu-perahu penyebrangan yang menghubhngkan antara Pulau Giligenting dengan Pulau yang ada di sebrang.

Namun kini Pantai Sembilan yang dahulunya merupakan sebuah pelabuhan kecil telah berubah drastis menjadi salah satu obyek wisata baru bagi masyarakat Gili Genting.

Hal Yang Menarik Di Pantai Sembilan Sumenep 

Pantai Sembilan Gili Genting
Pantai Sembilan Gili Genting
Di hamparan pasir putih Pantai Sembilan ini terdapat air laut yang terperangkap ke lingkaran cekungan. Genangan air laut dalam cekungan di tengah pasir putih itulah yang menjadi suatu keunikan tersendiri dibandingkan dengan pantai-pantai lain yang ada di pulau Gili Genting tersebut.

Selain itu, Pantai Sembilan ini sudah tak diragukan lagi dalam hal sajian pemandangan alam yang sangat memesona. Pasir pantainya yang berwarna putih bersih dengan gulungan ombak serta angin yang berhembus sepoi-sepoi sangatlah cocok untuk dinikmati bersama dengan keluarga maupun sahabat.

Keindahan yang terpancar dari gugus terumbu karang Pantai Sembilan, serta kondisi alam sekitar Pantai Sembilan yang masih terbilang asri dan rindang menjadi pelengkap keindahan Pantai Sembilan yang eksotis.

Tak jauh dari lokasi Pantai Sembilan ini juga terdapat objek wisata bahari lainnya yaitu Pantai Miring dan Pantai Wangi (Pantai Ro’om) yang sangat cocok untuk kamu dijadikan salah satu tujuan wisatamu selama berlibur di Madura.

Pesona dan Keindahan Pantai Sembilan - Pantai Sembilan merupakan salah satu obyek wisata terbaru di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Letaknya di Desa Bringsang, Kecamatan atau Pulau Giligenting.

Tidak hanya oleh bentangan pasir putih yang mempesona, jernihnya air laut yang terlihat biru bersih juga seolah mengajak kamu untuk berenang ke dalamnya. Keindahan terumbu karangnya, serta kondisi alam sekitar yang terbilang masih asri membuat pengunjung nyaman di sini.

Jalan Serta Cara Menuju Lokasi Pantai Sembilan Sumenep.
Pantai Sembilan Gili Genting
Pantai Sembilan Gili Genting
Keberadaan Pantai Sembilan ini memang sudah mulai ramai diperbincangkan di media sosial disebabkan oleh keunikan Pantai Sembilan yang baru dikenal tersebut.

Keindahan Pantai Sembilan ini juga didukung oleh akses transportasi yang cukup mudah untuk mengantarkanmu ke lokasi Pantai Sembilan.

Kamu hanya membutuhkan waktu tempuh selama 30 menit perjalanan untuk menyeberang dari pelabuhan Tanjung Saronggi dan menuju ke pelabuhan Bringsang yang terdapat di Kecamatan Gili Genting menggunakan perahu rakyat dengan ongkos perahu hanya Rp10.000 per penumpang. (jika tidak naik lagi sih)

Pantai Sembilan Gili Genting
Pantai Sembilan Gili Genting
Pantai Sembilan Gili Genting
Pantai Sembilan Gili Genting

Pantai Sembilan Gili Genting
Pantai Sembilan Gili Genting
Sumber:
destinasipada.blogspot.co.id

Bandar Udara Trunojoyo Sumenep


Bandar Udara Trunojoyo Sumenep
Bandar Udara Trunojoyo Sumenep
Bandar Udara Trunojoyo adalah bandar udara yang terletak di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Bandara ini resmi dioperasikan dan dipergunakan oleh Merpati Nusantara Airlines untuk sekolah penerbangan pada tahun 2010.

Bandara Trunojoyo sendiri dibangun pada era pemerintahan Bupati Soemaroem yang memerintah di Sumenep pada tahun 1970an. Seiring berjalannya waktu, Bandara ini mengalami pasang surut dalam pengembangannya. Bandara Trunojoyo mengalami era keemasan pada awal-awal pembangunannya diawali dengan penerbangan secara langsung jemaah haji Sumenep ke Surabaya tanpa melalui perjalanan darat yang menempuh waktu kurang lebih empat jam.

Pada tahun 2011, untuk menjadikan bandara ini lebih nyaman dan bisa didarati oleh pesawat berukuran lebih besar, pemerintah daerah setempat membebaskan lahan untuk perpanjangan landas pacu bandara yang sebelumnya 905 m menjadi 1.600 meter. Pada tahun 2012, sudah tercatat ada dua Sekolah penerbangan yang memanfaatkan bandara ini, yaitu Sekolah Penerbangan Merpati Nusantara Airlines dan Sekolah Penerbangan PT Wing Umar Sadewa.

Pada tahun 2015 dimulai penerbangan perintis perdana PT. Susi Pudjiastuti (Susi Air) rute Sumenep-Surabaya dan Sumenep-Jember dengan Pesawat Cessna Grand Caravan kapasitas 6 penumpang. Pada tahun 2016 operator penerbangan perintis adalah PT. Airfast Indonesia rute Sumenep-Surabaya setiap hari Selasa dan Kamis pukul 08.00 WIB dengan pesawat Twin Otter kapasitas 13 penumpang.

Hingga Bulan Juni 2016 Bandara Trunojoyo yang dikelola Kementerian Perhubungan dengan kepanjangan tangannya yaitu Kantor UPBU (Unit Penyelenggara Bandar Udara) Kelas III Trunojoyo - Sumenep melayani penerbangan perintis PT. Airfast Indonesia dan 3 sekolah penerbangan, yaitu Merpati Pilot School, Trans Asia Pacific Aviation Training, dan Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbang Banyuwangi atau Loka Banyuwangi.

Bandar Udara Trunojoyo Sumenep
Bandar Udara Trunojoyo Sumenep
Pada tahun 2011, juga sempat direncanakan adanya perubahan nama Bandar Udara Trunojoyo menjadi Bandar Udara Sultan Abdurrahman. Alasannya tak lain karena adanya ikatan psikologis masyarakat Sumenep dengan rajanya terdahulu, selain untuk mengingatkan kepada masyarakat bahwa Sumenep di waktu dulu dipimpin oleh seorang raja yang sangat bijaksana dan dicintai oleh rakyatnya.

Berikut jadwal penerbangan dan harga tiket Surabaya-Sumenep PP dengan maskapai Susi Air.
Surabaya-Sumenep     : Sabtu dan Minggu    : 08.45 WIB : Rp270.000
Sumenep-Surabaya     : Sabtu dan Minggu    : 11.20 WIB : Rp270.000

Sebelum membuka rute ini, pesawat Cessna Grand Caravan milik Susi Air telah melakukan penerbangan ke Bandara Trunojoyo pada 26 Januari 2015 lalu. Penerbangan yang dilakukan maskapai milik Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, tersebut dalam rangka uji landasan yang merupakan salah satu tahapan untuk memulai aktivitas penerbangan perintis.

Berikut jadwal penerbangan dan harga tiket Surabaya-Sumenep PP dengan maskapai Airfast Indonesia.
Surabaya-Sumenep    : Rabu dan Jumat      : Rp307.000

Sumenep-Surabaya     :Selasa dan Kamis   : Rp249.700
Untuk pemesanan tiket pesawat Airfast Indonesia, calon penumpang dari Surabaya bisa melakukan reservasi melalui nomor telepon 081237779610. Sementara untuk calon penumpang dari Sumenep, bisa melakukan reservasi tiket di nomor 081237779611.


Download Lagu Tradisional Madura

Download kumpulan lagu madura
Lagu Madura
Halo Tretan madura. apa kabar.?
Sudah pada punya lagu-lagu Tradisional Madura belum?
kalo belum, ini saya punya beberapa lagu-lagu madura, mungkin anda membutuhkannya bisa Download semua lagunya disini.
ada 19 lagu madura yang bisa tretan download disini, jangan lupa Share ke teman-teman tretan atau sempatkan Komentari tentang ini di kotak komentar dibawah.

  1. Sakaleraban
  2. Potre Madura
  3. Paseser
  4. Pajher Lagghu
  5. Ole Olang (Dangdut-Koplo)
  6. Lombang Salopeng
  7. Lir Sa Alir
  8. Kembang Malateh
  9. Ole Olang (Instrumen)
  10. En Maenan
  11. Dhateng Nemor
  12. Ashar mabe
  13. Tanduk Majheng
  14. Soto Madura
  15. Potre Koneng (semut ireng)
  16. Saronen Sarka
  17. Saronen Pajher Lagghu
  18. Saronen Ole Olang
  19. Saronen Kota Sumenep
Semoga bermanfaat.

Destinasi Pulau Gili Labak

Pulau Gili Labak
Gili Labak
Sempat bingung mau bilang apa. Subhanallah ini luar biasa. yang terlintas hanya Keindahan panorama yang disajikan spesial buat mata saya yang masih pertama kalinya melihat langsung keindahan alam seperti ini.

Gili Labak… ya benar Gili Labak namanya, serpihan kecil dari pulau yang kecil pula (Madura). Rasa bangga telah Lahir dan lama hidup di Pulau Madura, Ternyata madura punya banyak anak bayi yang Cantik lagi Perawan.

Gili Labak adalah Satu di antara sekian banyak Pulau-pulau cantik di Madura, hanya butuh 1 s/d 2 jam untuk Sampai ke Pulau kecil ini, dimulai dari Pelabuhan Kalianget dan menyebrang lagi kepelabuahan Talango, dari desa Talango inilah Perlayaran itu dimulai hingga akhirnya sampai dipulau Gili Labak, Sedangkan untuk sampai ke Gili Labak butuh waktu kurang lebih 2 jam dengan menggunakan Perahu.

Sunset Pulau Gili Labak
Sunset Gili Labak

Pulau ini punya banyak Sensasi, dari Kecantikan Pasirnya yang Putih, Airnya yang biru transparan, Hutan kecil yang masih tersentuh, dan yang sangat membuat saya betah disana adalah Keindahan Bawah Laut yang disajikan oleh Gili Labak. Bersama dengan #alomampasongennep saya di ajak Snorkling untuk menikamti keindahan bawah laut, lagi-lagi ini adalah pertama kalinya saya menikmati dan melihat langsung keindahan dan ketentraman masyarakat yang hidup dibawah laut sana.

Rasanya saya tidak tega bila harus menginjakkan kaki saya pada terumbu-terumbu karang yang duduk berbaris memberikan keteduhan pada penghuninya. Aktivitas yang saya saksikan langsung seolah mimpi yang tak terbangunkan dari tidur siangku. NEMO adalah ikan badut kecil berwarna Orange dan Putih yang biasanya saya lihat dibalik layar televisi itu sudah saya lihat langsung dengan mata telanjang dengan menari-nari menyambut kedatangan saya.

Satu persatu teman saya sudah mulai menepi, rasa sedih terlihat dari wajah masing-masing karena harus berpisah dengan Nemo dan Masyarakat bawah laut lainnya. Dan saya pun harus menepi juga karena waktu saya dan teman-teman #bloggertrip hanya sehari saja dipulau yang sangat indah ini, semoga dilain waktu saya bisa lagi untuk berlibur di pulau Gili Labak ini. Terima kasih buat Teman-teman #alomampasongennep yang sudah mengundang saya dan @plat-m[.com] juga Teman-teman #bloggertrip yang lain.